Monday, June 22, 2009

Stress gara-gara STNK

Hari ini lumayan stress juga bawa kendaraan dari rumah ke sekolah yang jaraknya sekitar 20 km. Pasalnya, STNK sebagai kelengkapan berkendaraan tidak saya bawa.


Ini bukan sengaja atau kedaraan yang dibawa tidak memiliki STNK, tetapi kurang kontrol cek kelengkapan kendaraan. Yang biasa saya lakukan hanyalah cek dompet kelengkapan kendaraan; apabila dompet tersebut terbawa, yakin lengkap. Padahal 10 hari yang sebelumnya kendaraan saya dipinjam orang dan STNK-nya tidak dikembalikan. Beruntung selama itu tidak kena razia. Dan ketahuan STNK tidak ada ketika kendaraan dipinjam lagi orang, kemarin.


Ternyata, ketika tidak sedikit orang yang menyepelekan kedisiplinan berkendaraan, ketika tidak sedikit orang yang tidak peduli terhadap keselamatan dirinya sendiri, kehati-hatian berperilaku akibat merasa bersalah memang bikin kaku. Doa apapun yang dipanjatkan sulit menghilangkan kekakuan itu, termasuk menimbulkan keyakinan bahwa Allah SWT yang menentukan segalanya. Kelogisan ini sepertinya diakibatkan pasrah terhadap ketentuan Yang Maha Kuasa tanpa diikuti perbuatan tidak bersalah.


Menginjak bara api, ya panas. Seorang magician bisa menginjak bara api, karena keahliannya. Ia sendiri pun akan mengakui bahwa bara api itu memang panas.


Bukan hanya itu, kejadian di salah satu kota di Jawa Barat ada orang yang tahan pukul, tahan terhadap benda tajam, digilas truk sekalipun tidak mengalami cedera. Benar-benar jagoan dia. Tetapi ketika pada suatu waktu tanpa disengaja dia tersenggol angkot, cederanya bukan main. Jadi, magician ini kuat karena keahliannya dipergunakan, dan terlepas dari adanya takdir Allah, ketika keahliannya tidak dipergunakan, dia sama seperti manusia biasa.


Intinya, kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan diri perlu ditumbuhkan dalam diri. Bukan hal yang lumayan, selain karena memang harus begitu, kita juga bisa berharap mengurangi stress.

Saturday, June 13, 2009

Depbudpar ajak voting Komodo National Park

Pagi ini dapat sms dari depbudpar. Isinya: Jadikan Komodo National Park sebagai 7 keajaiban dunia. Wujudkan dengan melakukan vote di http://new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees.

Hebat, depbudpar punya ide! Begitu aku berucap. Ini merupakan upaya meningkatkan prospek meningkatkan potensi kepariwisataan Indonesia. Apa itu new7wonder.com?

Ngopy dari BBCIndonesia.com, ini adalah tujuh keajaiban dunia terbaru yang dipilih lewat survei global dimana seratus juta suara terkumpul dari internet, telepon dan SMS. Seratus juta orang ini memberi suara mereka dalam kompetisi global yang diluncurkan bulan Januari 2007 oleh sebuah yayasan Swiss. Pengumumannya dilakukan dalam upacara meriah di Lisbon Portugal. Dan buka-buka situs lain, katanya pengumuman itu dilakukan pada tanggal 07 bulan 07 tahun 07. Ide baru yang sip! Peace lah!

Pencetus awal daftar ini adalah Antipater Sidon, yang membuat daftar struktur dalam sebuah puisi (sekitar 140 SM).
"Aku telah melihat tembok Babilonia yang agung yang di atasnya terbentang jalanan untuk kereta-kereta perang, dan patung Zeus di Alfeus, dan taman-taman gantung, dan Kolosus Matahari, dan karya besar yang membangun piramida-piramida tinggi, serta kuburan yang besar dari Mausolus; namun ketika aku melihat rumah Artemis yang menjulang ke awan-awan, yang lain itu semuanya kehilangan keindahannya, dan aku berkata, 'Tengoklah, selain Olympus, Matahari tidak pernah lagi melihat apapun yang sedemikian agung.'" (Antipater, Greek Anthology IX.58)
(sumber: wikipedia Indonesia)

Dari hasil pooling itu, ternyata pilihan pertama adalah Tembok Besar China, yang disebut satu-satunya monumen yang terlihat dari angkasa luar. Yang berikutnya adalah Petra, kota kuno di Yordania, yang didukung oleh keluarga kerajaan setempat. Patung Yesus Sang Juru Selamat di Rio de Janeiro juga masuk, setelah adanya seruan dari Presiden Brasil agar warga memberikan suara. Dua pemenang lainnya dari benua Amerika, Machu Picchu di Peru dan Chichen Itza di Meksiko. Dua keajaiban lainya adalah Kolosseum Roma yang digambarkan sebagai simbol penderitaan dan keceriaan, dan Taj Mahal di India.

Anehnya, Piramid Mesir satu-satunya keajaiban dari zaman kuno yang sampai sekarang masih bertahan, tidak masuk dalam daftar namun disebut sebagai calon kehormatan.

Kini depbudpar RI mengajak kita memberikan pooling atas Komodo National Park sebagai 7 keajaiban dunia. Mampukah ini memecah hasil pooling tanggal 7-7-2007?

Anda peduli, wujudkan dengan melakukan vote di http://new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees.

Tuesday, May 5, 2009

Relativitas Nilai Kehidupan

Value of life memang relatif. Bukan hanya bergantung kepada daerah masing-masing, tetapi juga wilayah pekerjaan. Walaupun begitu, pribadi masing-masing kadangkala bisa mengalahkan peraturan nilai lingkungannya.

Tadi malam kebetulan saya baca buku Pendidikan Nilai karya Dr. Rohmat, tepatnya tentang Relativitas Nilai kehidupan. Eh, tadi pagi di perjalanan saat menuju kantor menemukan kejadian yang tidak disangka-sangka.

Ketika jalanan macet, sudah biasa seandainya pengendara memanfaatkan jalan sisa di antara dua kendaraan yang bersebelahan. Namun, betapa herannya, pengendara modil APV dari arah depan yang berjalan pelan, melihat pengendara sepeda motor yang sebenarnya tidak ugal-ugalan, tiba-tiba mengencangkan jalannya dan begitu berdempetan dengan mobil di sebelahnya yang berbeda arah (sekitar jarak 10cm) malah ia menghentikan kendaraannya sampai sekitar 5 menit. Sebenarnya jalan masih cukup untuk menempatkan sepeda motor di tengah-tengah dua mobil berbeda arah itu, tetapi pengendara mobil APV yang berpenampilan ganteng dan keren seperti tidak menghendakinya. Padahal kejadian itu bisa mengakibatkan sepeda motor di hadapannya menabraknya.

Lain lagi dengan kejadian yang saya alami hari sebelumnya, ketika membawa sepeda motor. Saya menyalip bis Cahaya Bakti Utama yang kebetulan tidak melaju kencang. Tiba-tiba dari arah depan, mikrobis melaju kencang, sehingga saya melambatkan kendaraan. Tanpa diduga bis Cahaya Bakti Utama seperti ingin melindungi saya dengan cengekeraman mikrobis yang melaju kencang itu dengan menghabiskan jalur yang saya lalui.

Dua kejadian yang berturutan hari itu saya pandang merupakan ketidaksesuaian nilai kehidupan yang diperlihatkan mereka. (!?) Pengemudi mobil baru yang ganteng dan perlente seharusnya cenderung lebih hati-hati dan pengemudi bis yang cenderung kurang memperhatikan keselamatan pengendara lain, dalam kenyataannya terbalik.

Ini mengisyaratkan value of life memang relatif, bukan hanya bergantung kepada daerah masing-masing, bukan pula berdasar wilayah pekerjaannya, tetapi pribadi masing-masing pun memperlihatkan relativitas nilai kehidupan.

Sunday, May 3, 2009

Hardiknas yang terlewat

Tadi pagi di facebook ada yang mengangkat isi pengajian ustadz Jepri. Katanya, SBY, JK, Gubernur, Bupati, Camat, dll... termasuk kita adalah pengemis.

Saya komentari, "betul, dulu Muhammad (saw) sebelum diangkat jadi nabi dikenal karena pribadinya, jadi pengambil keputusan di antara orang-orang nasrani dan majusi karena pribadinya; siti khadijah menikahinya juga karena pribadinya. di RI untuk jadi tenar dan diakui orang harus ngemis, ya ujung-ujungnya ngemis lagi."

Sepertinya, jawaban saya spontanitas. Ternyata penulis status, ngomentari, "maksud pengemis itu adalah mencari ilmu dari orang lain, terutama dari Allah swt... dan seterusnya."

Jadi ingat lagi hari pendidikan nasional (hardiknas) 2 Mei 2009 yang baru berlalu. Tapi, seusai peringatan hari pendidikan nasional, apa yang bisa kita ambil dan apa yang harus kita kerjakan?

Semua orang dapat dipastikan memiliki jawabannya. Hanya saja, muncul pertanyaan baru, kejujurankah, kepolosankah, keceplosankah, atau apa?

Terlepas dari itu semua, eUCLIDmaja berharapsemoga gaung hardiknas tidak hanya acara seremonial belaka, tetapi lebih bermakna dan memunculkan sikap dan perilaku pada semua pihak untuk secara bersama-sama memajukan pendidikan nasional. Dan ini untuk kita semua.

Kita semua tahu, sukses pendidikan nasional adalah sukses anak-anak indonesia di masa depan. Karena itu, marilah kita dukung thema hardiknas 2 Mei 2009 dengan langkah nyata. Adapun thema hardiknas kali ini adalah "PENDIDIKAN SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI MENJAMIN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA".

Dengan segala ketulusan hati, walaupun terlambat,eUCLIDmaja mengucapkan SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL (HARDIKNAS) 2 MEI 2009.

Tuesday, November 4, 2008

Jadwal Ujian Nasional 2008-2009

Ujian SMA/MA/SMK direncanakan sepertiga akhir April 2009. Maju yach.
Berarti para guru dituntut bisa menyelesaikan program pembelajaran
semester genap kelas XII selama 3 bulan. Walau begitu, ini tentunya
tidak memberatkan, sebab seimbang dengan materi ajar sesuai SK/KD.
Ketentuan jadwal ujian ini berdasarkan kesepakatan bersama (BSNP,
Depdiknas, dan Depag) sebagaimana ditulis situs resmi
http://www.depdiknas.go.id bahwa jadwal ujian Nasional sebagai
berikut:
- SMA/MA (20-24 April 2009)
- SMP/MTs (27-30 April 2009)
- SD/MI (12-14 Mei 2009)
- SMK/SMALB (20-24 April 2009)
Kita terima aja. Insya Allah dengan tekad suci, kita bisa dan
mudah-mudahan putra-putri kita lulus memuaskan.